Text
Buku Panduan Guru Bahasa Inggris: Train of Thoughts untuk SMA/MA Kelas XII Tingkat Lanjut
Di era globalisasi yang ditandai dengan perkembangan teknologi dan informasi
yang semakin pesat melalui internet, memunculkan satu fenomena baru
yakni dunia tidak berbatas. Jarak semua orang untuk bisa terhubung dengan
orang lain dari belahan dunia manapun hanya sebatas ujung jari saja. Hal
ini tentunya memberikan banyak kemudahan bagi semua orang khususnya
generasi muda Indonesia saat ini. Segala kemudahan dalam hal mengakses
pendidikan, hiburan, budaya dengan cepat mendorong generasi muda
semakin tenggelam menggunakan internet. Ketergantungan ini berimbas pada
pergeseran perilaku dan mendorong munculnya krisis karakter dan identitas
diri sebagai bangsa. Hal ini sangat mengkhawatirkan tentunya karena semakin
menambah tantangan pada pendidikan di Indonesia yang sudah mengalami
krisis yang tidak menunjukkan perbaikan dari tahun ke tahun. Hal ini terlihat
dari skor PISA yang tidak mengalami peningkatan signifikan dalam 10 sampai
15 tahun terakhir dimana sekitar 70% siswa usia 15 tahun berada dibawah
kompetensi minimum membaca dan matematika. Kondisi ini diperburuk
dengan munculnya kondisi Pandemi Covid 19 yang mendorong perubahan
pola pembelajaran secara mendadak dari kegiatan pembelajaran tatap muka
menjadi pembelajaran daring. Sehingga ancaman lain yang muncul kemudian
adalah terjadinya learning loss dan meningkatnya kesenjangan pembelajaran.
Sehingga bisa disimpulkan jika permasalahan karakter, krisis jati diri sebagai
bangsa, rendahnya mutu pendidikan menjadi permasalahan mendesak dalam
pendidikan Indonesia Abad 21 ini.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain